Di Batas Senja

Selasa, 09 Oktober 2012

This is the second poem yang kami buat saat pelajaran Bahasa Indonesia, and the tittle is...

              Di Batas Senja



Hamparan pasir asa tersapu riak-riak keraguan

Membawa fikiran ku terbang terhembus angin
Aku mengingatnya....!! Ya, aku mengingatnya kembali
Kisah cinta bersamamu kembali berputar dipikiran ku
Dan ketika memori itu terbuka, hati ku merasakan rindu yang membara
Aku ingin kembali bersama mu, tetapi itu hanya mimpi


Kau hanya bayang-bayang hitam di batas senja ku

Cinta mu bagaikan udara yang tidak bisa dilihat tetapi bisa ku rasakan
Itu lah yang menyebabkan mengapa aku rindu pada mu
Hanya senjalah yang menjadi saksi cinta kita


Cinta ku padamu bagaikan hujan yang membasahi bumi

Rintik-rintiknya menerobos hati ku
Ku tau kau terluka..
Dan tak mampu berkata banyak bila mengingat cinta kita di batas senja
Dan aku hanya bisa berharap
semoga cahaya senja dapat menyampaikan rinduku pada mu


Tuhaann.. sampaikan pesan senja padanya

Ku harap kau tetap mengingat kenangan kita
di batas senjaa..


created by : WDA, PAAJS,ZZP,WPDA,NSS,TS,INA


CINTA

Halooo apa kabar teman-teman? Kali ini saya balik lagi dengan membawakan sebuah puisi. Puisi ini ga sepenuhnya saya yang bikin, ini merupakan hasil karya kolaborasi antara saya, Pamela, Zihan, Widia, Novita, Trias, dan Indah. Puisi ini dibikin secara dadakan loh. 
Jadi saat itu, kami lagi belajar Bahasa Indonesia di kelas, terus guru kami menyuruh untuk menyusun sebuah puisi yang sudah diberi awalan kata oleh beliau. Rulesnya setiap anak hanya boleh mengisi satu bait saja, setelah itu dilanjutkan oleh teman yang lain. Karena kami bingung untuk judulnya, maka dari itu kami beri judul....... (kalo teman-teman punya saran untuk judulnya boleh kasih tau kami).


                         ...............



Cinta bagaikan bunga yang tumbuh dihatiku

Cinta bagaikan ombak yang berkejaran padaku
Merasakan cinta bagaikan anugerah dalam hidupku
Cinta membuatku merasakan hidup ini penuh warna-warni


Cinta memberikan ku apa arti hidup

Seakan cinta membawa ku terbang ke dunianya
Terkadang cinta bak pisau yang menyayat hatiku
begitu sakit dan perih


Cintaaa... ku harap menjadi cinta yang abadi

Cinta yang kekal
Hingga Khalik yang memisahkaan


created by : WDA, PAAJS,ZZP,WPDA,NSS,TS,dan INA :)



Harap maklum yaaa karena puisinya sedikit absurd, kritik dan saran boleh teman-teman isi kolom komentar. Thanks for your appreciation

Alaay..!!


Halooo kali ini saya akan membahas tentang salah satu "fenomena" yang sedang happening banget nih. Teman-teman tau kan kalau Indonesia itu memang negara kaya, mulai dari suku bangsa, agama, makanan daerah, tari tradisional, dan lain sebagainya. Nah Indonesia juga kaya akan budaya dan bahasa, contohnya aja suku Jawa dengan bahasa dan tradisi Jawa-nya, suku Sunda dengan lemah lembut bahasa sundanya, dan masih banyak lagi. 
Eiiiittss tapi sekarang budaya dan tradisi yang sedang digemari (khusunya oleh beberapa remaja Indonesia) bukan budaya seperti yang disebutin di atas tadi loh. Budaya ini entah sejak kapan sudah ada masalahnya sejak menduduki kelas 5 sd juga budaya ini udah ada dan menurut pendapat saya, sekarang remaja lebih memilih budaya yang baru ini, emang sih gak semua remaja sreg dan suka sama budaya yang baru ini. Emang apa sih lan budayanya? .!! Let’s check it guyss..
Ternyata eh ternyata budaya yang dimaksud adalah maraknya fenomena Alay.!! uuuh siapa sih yang gak pernah terpengaruh dengan budaya yang satu ini, sebenarnya alay itu bukan budaya loohh..kata ALAY sendiri mempunyai arti dalam gaya bahasa, terutama bahasa tulis, alay merujuk pada kesenangan remaja menggabungkan huruf besar-huruf kecil, menggabungkan huruf dengan angka dan simbol, atau menyingkat secara berlebihan.
Tapi karena alay udah biasa terjadi di kalangan para remaja, sekarang alay seperti budaya baru bagi para remaja. Entah apa yang membuat semua orang bangga menggunakan/membuat barang yang ber-bau ‘alay’. Apa karena mereka takut dibilang jadul?gak up to date?cupu?norak? atau sebagainya??. 
Naaah kebetulan saya punya cerita yang pas banget dengan topik yang sedang dibicarakan, okay cerita ini tentang ‘SMS’ yang datang dari temen Agung (adik saya) yang menggunakan bahasa ala-ala anak gaul pada zamannya. Kurang lebih seperti ini cuplikannya..

Waktu itu sekitar jam 15.32 WIB (hari apanya lupa) saya dan ibu lagi nonton TV, terus ada SMS masuk ke hp ibu. Kemudian langsung dibaca SMSnya sama ibu. Pertamanya sih ekspresi ibu biasa-biasa aja, mungkin karena gak ngerti dengan isi SMS nya selang beberapa menit kemudian ekspresi ibu berubah jadi kesel sendiri, saya sih masih santai-santai aja nonton. Karena udah kesel atau emang ga bisa baca SMS nya akhirnya ibu minta tolong bacain SMS itu.
Ibu : "ka, coba nih bacain SMSnya ibunya ga ngerti"
Saya : "mana sini hp nya? coba liat"
Ibu : (ngasih hp)

pertama saya lihat dulu SMSnya, hmmm.. ALAY pantes aja ibu ga bisa bacanya. Udah itu gue bacain SMS nya, SMS nya kaya gini :
SMS : ‘ uwee Dag dHiieey lApZz FutdZaLL, pEt dt9.!’ (read: gue udah di lapangan futsal, cepet datang.!)
Kemudian saya kasih tau ibu
Saya : "nih bu, kata nya 'gue udah di lapangan futsal cepet datang' gitu"
Ibu    : "emang ini SMSnya untuk siapa trus dari siapa?’
Saya : " paling geh untuk si Agung (adik gue)"
Ibu    : "AGUUUUUUNNNGGGG..!!" *manggil agung*

Seketika dia datang dengan kecepatan cahaya
Agung : "apa bu?"
Ibu      : " ini SMS dari temen kamu yah?? SMSnya bikin sakit mata orang yang baca, jangan diikutin .... ~!@#$%^&*@#$% 
Di situ ibu marahin Agung, sampe Agung mau membela diri juga dikacangin ๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜.

Gimana bacanya?pusing gak? Ngerasa aneh ga?? Nah dari situ itu, gue nyimpulin dikit-dikit bahwa alay itu membawa beberapa kerugian, beberapa kerugian menggunakan bahasa ALAY saat SMS antara lain :
1.                   Bikin pusing orang yang bacanya
2.                   Kalau ngetik SMS dengan bahasa ALAY itu lamaa baaannggeett, harus nentuin besar 
                 kecilnya huruf lah, biar bagus gimana lah, ini lah-itu lah pokoknya ribet aja
3.              Image kamu di mata orang mungkin akan sedikit jelek. Coba bayangin kalo kamu tiba-tiba                  sms dengan menggunakan bahasa alay ke guru kamu? hmmm deskripsikan sendiri lah yaa

Mungkin segitu dulu kerugian dari dunia ALAY. Pokok nya gue mau mengingatkan kawan-kawan semua "Jangan sampai kita masuk ke dunia yang bikin kita merugi ". Apa salahnya kita menggunakan bahasa yang baik dan benar, toh itu memang hal yang seharusnya dilakukan saat ini, dan sampai kapan pun. Tulisan ini tidak niat memojokan yang salah satu pihak ko, kita boleh aja menggunakan ‘bahasa gaul’ tapi ingat semua ada batasannya. Jangan sampai kebudayaan yang harus kita jaga malah menjadi hilang gara-gara pergaulan remaja yang semakin memburuk. Memangnya kalau kita menggunakan bahasa sehari-hari kita akan ketinggalan zaman? Kita ga gaul?. Perinsip itu harus kita buang jauh-jauh agar budaya Indonesia bisa dijaga keutuhannya. 

Jadi lah diri sendiri, apa adanya, dan jangan cepat terpengaruh dengan sesuatu yang baru, kita harus bisa memilah mana yang baik untuk kita dan tidak menghilangkan ciri khas bangsa. Karena ciri khas bangsa adalah kekayaan bangsa itu tersendiri. Oke deh segitu dulu postingan kali ini, dan jika ada yang tersinggung dengan postingan ini mohon maaf sebesar-besarnyaa karena saya juga pernah merasakannya dan dengan sadar sepenuhnya sudah tobat sekarang๐Ÿ˜…. See you on the next postingan kawaaaan๐Ÿ˜‰
 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS